Sunshine Becomes You

ReviewReview Sunshine Becomes You Aug 31, ’12 1:03 AM
for everyone
Category: Books
Genre: Romance
Author: Ilana Tan

Ini adalah karya pertama Ilana Tan selain novel 4 musimnya. Udah pada tau kan kalau aku nge-fans berat dengan penulis yang misterius ini. Novel 4 musimnya berhasil membuat duniaku berantakan beberapa saat karena tiap bukunya berhasil aku selesaikan hanya dalam waktu beberapa jam saja. Jadi udah jelas kalau ekspektasiku terhadap novel terbarunya ini menjulang tinggi.

Alex Hirano dan Ray Hirano adalah kakak beradik. Alex Hirano, sang kakak adalah seorang pianis terkenal. Sedangkan Ray Hirano adalah seorang penari, dia mengajar di sebuah tempat kursus bernama ‘Small Steps’. Suatu hari Ray bercerita kalau dia menyukai seorang wanita, rekan sesama pengajar di ‘Small Steps’ yang bernama Mia Clarks.

Tiba saat Ray memperkenalkan Mia kepada Alex, kecelakaan itu pun terjadi. Mia jatuh dari tangga dan menimpa Alex yang sedang berada dibawah. Tangan Alex terluka, jari-jarinya tidak dapat memainkan piano untuk waktu yang lama. Alex harus membatalkan konsernya minggu depan dan menghadapi sejumlah media. Sejak itu Alex menjuluki Mia malaikat kegelapannya.

Merasa bersalah, Mia menjadikan dirinya sebagai tangan Alex. Setiap hari Mia datang ke apartemen Alex untuk membuatkan kopi, membereskan apartemen, memasak, menyiram tanaman, sampai mengantar Alex kemanapun dia ingin pergi.

“Tidak ada yang bisa menjamin tanganku bisa kembali seperti sediakala,” balas Alex Hirano. “Dan semua itu gara-gara kau.” …. “Baiklah,” sela Alex Hirano tanpa menghiraukan kata-kata Mia. “Kalau kau memang ingin menjadi pesuruhku, kuizinkan kau menjadi pesuruhku.”

Seiring berjalannya waktu, Mia dan Alex saling mengenal. Alex sangat kagum begitu mengetahui bahwa Mia lulusan sekolah Julliard. Saat Alex melihat Mia sedang menari, disitu semuanya berubah. Namun dia ingat bahwa Ray, adiknya, sangat mencintai Mia. Haruskah Alex mengalah?

Jalan cerita novel ini tidaklah begitu rumit, sebagian besar dapat ditebak. Tapi udah pada tau kan kalau Ilana Tan itu berhasil menceritakan dengan cara detail, kita bisa mendalami setiap karakter yang ada di dalam cerita. Kita juga bisa merasakan bagaimana perasaan para karakter di dalam cerita.

Tapi hanya sebatas seperti itu, cerita terus mengalir tanpa ada merasakan moment yang klimaks.

White Hot

Novel ini dibeli hanya dengan harga Rp. 15.000 dari diskonan Gramedia beberapa waktu lalu. Dibeli tanpa membaca sinopsisnya terlebih dahulu karena udah yakin dengan nama Sandra Brown yang telah melahirkan novel-novel yang ajaib.

Akhirnya Sayre melanggar sumpahnya dengan kembali ke Destiny, kota kelahirnya. Sang adik tersayang, Danny, dinyatakan meninggal karena bunuh diri. Hal ini mengusik batinnya karena di malam hari sebelum meninggal, Danny menelepon Sayre dan sayangnya tidak ada jawaban dari Sayre. Sayre bertekat tidak akan kembali ke San Fransisco sebelum terungkapnya misteri di balik kematian Danny.

Di Destiny Sayre bertemu lagi dengan Ayahnya, Huff, dan Kakaknya, Chris, yang tiran dan brengsek. Huff dan Chris menjalankan perusahaan pengolahan pipa besi tanpa mengindahkan keselamatan dan kesejahteraan karyawannya. Kebijakan pemerintah dan serikat kerja diabaikan melalui pengacaranya yang tampan, Beck Merchant.

Keterlibatan Sayre dengan Beck mengungkapkan sedikit demi sedikit kebusukan Huff dan Chris. Tidak hanya kasus kematian Danny, ternyata kisah-kisah kebusukan masa lalu pun terungkap.

Dari awal hingga pertengahan isi buku ini agak membosankan karena menceritakan keadaan kota Destiny dan buruknya perusahaan huff dalam memperlakukan karyawan. Terungkap juga potongan-potongan kisah masa lalu yang ternyata ada kaitannya dengan pembunuhan Danny. Dari awal aku juga penasaran tentang apa yang terjadi sehingga kebencian Sayre kepada keluarga Hoyle terutama Huff ayahnya terlihat sangat berlebihan sekali. Seperti biasa Sandra Brown meracik cerita ini begitu keren dengan mengungkapkannya dengan perlahan dan penasaran pun terselesaikan di 5 bab terakhir.

Buku misteri yang tidak berbelit-belit dan bahasanya mudah di cerna cocok untuk menemani anda di angkot seperti saya… :)))

 

 

Stars: 3.5

Review Book 2011

Jumlah buku yang di baca juga gak banyak-banyak amat. Semoga di tahun 2012 ini lebih semangat membaca! Perjalanan jauh Tanjung Morawa – Medan – Tanjung Morawa yang ditempuh setiap hari udah sangat mendukung untuk selalu membaca diangkot soalnya… 😀

February

To Kill A Mockingbird

Rating: 4 Stars

April

Honeymoon With My Brother

Rating: 2 1/2 Stars

May

Goddes of The Hunt

Rating: 3 Stars

Pride and Prejudice

Rating: 4 Star

October

Madre

Rating: 2 1/2 Stars

Kedai 1001 Mimpi

Rating: 3 1/2 Stars

Kedai 1001 Mimpi

Novel ini diangkat dari kisah nyata sang penulis. Tujuan awal si penulis datang ke negri 1001 malam ini adalah untuk menulis sebuah buku tentang perjalanannya mengelilingi negara-negara timur tengah, tapi apa daya awal kisahnya yang sebagai TKI di Dammam tidak sesuai harapan.

Banyak fakta-fakta yang mengejutkan hingga membuat si penulis harus tetap bertahan demi ambisinya, kembali ke negri Indonesia tercinta.

Sebelum membeli buku ini sebenarnya aku mengikuti tweet Vabyo yang bertajuk Arabian Undercover. Dengan membeli buku ini aku berharap mendapatkan kisah-kisah yang lebih menarik dari isi tweetnya, tapi ternyata sama aja. Sama sekali gak rugi beli buku seharga Rp. 55.000 ini, karena buku ini layak untuk dijadikan koleksi.

Hanya saja di dalam buku ada beberapa pembahasan yang sudah ada di bab sebelumnya dan dibahas lagi di bab selanjutnya. Misalnya saja mengenai kebodohan penggunaan wifi.

Semua kisah yang kita dengar mengenai TKI-TKI di sana benar-benar nyata dan terungkap disini, benar-benar miris. Tapi kisah bi Yuti yang kaya mendadak, Bambang, dan Blitar benar-benar berhasil mengocok perut. Baca buku ini untuk mengetahui kisah mereka yang seru…

 

Stars: 3.5

Madre

Novel ini merupakan kumpulan dari beberpa cerita. Dan seperti biasa, ada beberapa dari karya Dee ini yang nggak aku mengerti karena menggunakan bahasa-bahasa yang terlalu puitis… Hehehe… Dan dari 13 cerita cuma 2 cerita yang di terima oleh daya nalarku, yaitu “Madre” dan “Menunggu layang-layang”.

Madre

Suatu hari Tansen dihadapkan pada sebuah kenyataan bahwa ternyata ayahnya Tionghoa dan ibunya India. Dan ayahnya yang merupakan pembuat roti mewariskannya setoples adonan biang pembuat roti yang di beri nama Madre yang berumur lebih dari 70 tahun.

Tansen yang kesehariannya hidup bebas di Bali, bingung harus berbuat apa dengan warisannya itu. Tak di sangka saat Tansen memutuskan untuk menjual Madre, ada Mei yang bersedia menampung dengan harga 100 juta. Apakah Madre akan dijual dan bagaimana nasib toko kue Tan de Bekker?

Jujur, ide cerita Madre ini sangat jenius. Tapi sayang jalan ceritanya sangat datar. Penulis gak berhasil membolak balikkan emosiku sebagai pembaca.

Menunggu Layang-layang

Christ menjalani kesehariannya dengan cara yang sangat monoton dan begitu teratur. Berbeda dengan Starla, hidupnya begitu berwarna, berpindah dari satu lelaki ke lelaki lain. Che, begitu panggilan Starla untuk Christ. Che bisa dibilang sahabat sekaligus tempat sampah bagi Starla, tempat Starla membuang semua uneg-unegnya.

Di tiap kesempatan Che sering bertemu Starla bersama gandengannya dimulai dari kontraktor, produser rekaman, gitaris, foto model, aktor sinetron, atlet, dosen, pengacara, pengusaha restoran, sampai gay. Mereka bukan janjian, tapi karena selera restoran, mall, dan bioskop mereka sama.

Suatu hari Starla di ganggu oleh seorang psikopat dan Che lah penolongnya. Bagaimana kisah Che dan Starla selanjutnya?

Jalan cerita yang sederhana tapi cara penyampaiannya enak di baca. Yang paling aku suka dari cerita ini adalah happy ending!

 

Stars: 2.5

Pride and Prejudice

“Faktanya adalah, kau sudah lelah menerima kesopanan, kehormatan, dan perhatian yang berlebihan. Kau sudah muak dengan para wanita yang berbicara, memandang, dan berusaha keras untuk mencari persetujuan darimu. Lalu aku datang, dan kau langsung tertarik karena aku sangat berbeda dari mereka.” – Elizabeth Bennet

Sebaik aku membuka buku ini, kata-kata itulah yang tercantum pada halaman pertama, dan aku sudah mulai menerka-nerka bagaimana jalan cerita buku ini.

Suatu hari keluarga Bannet yang sederhana dihebohkan dengan kedatangan Mr. Bingley, seorang pria lajang yang kaya. Kedatangannya tentu menarik perhatian para tetangganya. Semua para ibu berlomba-lomba datang mengunjungi Mr. Bingley dan mengenalkan para putri-putri mereka. Tidak terkecuali Mrs. Bennet yang memimpikan putrinya menikah dengan pria kaya.

Mr dan Mrs Bennet memiliki 5 putri dengan karakter yang berbeda-beda. Jane adalah putri sulung yang disebut-sebut sebagai wanita tercantik di daerah tersebut. Elizabeth tidak secantik Jane, tapi lebih cepat tanggap dibanding anak yang lain. Lydia memiliki selera humor yang berlebihan. Mary si kutu buku. Dan Kitty yang hanya sibuk memikirkan penampilan.

Mr. Bingley mengadakan sebuah pesta dansa dalam rangka kedatangannya ke daerah tersebut. Tidak dapat dipungkiri lagi kalau Mr. Bingle tertarik pada Jane dan desas desus yang beredar mereka akan segera melangsungkan pernikahan.

Di acara pesta dansa tersebut juga ada Mr. Darcy, sahabat Mr. Bingle, bangsawan lajang dan kaya raya tapi pembawaannya sangat angkuh dan sombong. Mr. Darcy 2 kali mengajak Elizabeth berdansa, tapi yang dilakukannya hanyalah mencari-cari kekurangan Elizabeth. Mulai dari Elizabeth yang kekayaannya tak seberapa, kulit Elizabeth yang kasar dan coklat, hingga mata dan hidung Elizabeth yang biasa-biasa saja.

Mendengar hal itu, Elizabeth menyimpulkan kalau dia membenci Mr. Darcy yang sombong dan angkuh. Dia akan menikah Mr. Darcy jika hanya dialah pria satu-satunya tersisa di muka bumi ini.

Gak salah lagi kalai buku ini adalah roman terpopuler sepanjang masa yang berlatar belakang Inggris beratus tahun yang silam. Gaya penulisannya sangat khas, menggunakan bahasa-bahasa yang sangat halus.

Perjalanan kisah 5 bersaudara ini sangat menarik karena mereka memiliki karakter yang berbeda-beda, ditambah ibu mereka yang suka histeris. Kisah cinta kelas menengah dan kelas atas keluarga Inggris ini sangat menarik diikuti karena menceritakan bagaimana kehidupan jaman dahulu.

Wikipedia mengatakan kalau novel ini di publikasikan pada 28 Januari 1813. Untuk lebih jelasnya klik disini, ada tampilan pertama novel ini saat diterbitkan loh.

Bagi yang suka kisah history romance, buku ini wajib dibaca.

 

Stars: 4

Goddes of The Hunt

Tertarik beli novel ini karena ceritanya berlatar belakang para bangsawan di kerajaan Inggris zaman dulu. Jadi membayangkan kisah Putri cantik bergaun panjang dan bermain di sebuah istana yang megah itu sangat menyenangkan.

Pada saat berumur 8 tahun Lucy sudah mengetahui kalau dia jatuh cinta pada Toby yang berumur 18 tahun. Henry, kakak Lucy mengetahui hal ini tapi dia menganggap hal itu hanyalah cinta monyet biasa. Jadi setiap Toby, Henry, Jeremy, dan felix berburu dan memancing di hutan, Lucy tidak pernah ketinggalan hingga ia tumbuh menjadi wanita yang tomboi.

Seiring berjalannya waktu, ternyata cinta Lucy tak pernah surut padahal umurnya saat itu sudah 19 tahun dan Toby 29 Tahun. Tiba saatnya bagi Toby untuk melamar seorang gadis mengikuti jejak Henry dan Felix yang terlebih dahulu menikah. Toby memilih Sophia yang lebih anggun dan pintar melukis dan merangkai kata.

Mengetahui hal ini, Lucy tidak tinggal diam. Dia mengatur strategi dengan berbagai cara, mulai dari merayu Toby sampai membuat Toby Cemburu. Yang menjadi sasaran Lucy dalam menjalankan strateginya ini adalah Jeremy. Tak disangka siasat ini malah berujung menikahnya Lucy dan Jeremy.

Jeremy adalah bangsawan kaya raya dan Lucy otomatis menjadi Countess setelah menikah. Countess tidak boleh berburu, memancing, memanjat pohon, atau berkuda di hutan. Bagaimana Lucy menjalankan hari-harinya?

Hanya dalam 2 hari aku menyelesaikan buku yang lumayan tebal ini. Sesuai perkiraan, buku ini banyak menggambarkan kebangsawanan di Inggris. Istana yang besar, gaun-gaun yang mereka pakai, taman dan hutan yang luas, sangat menarik dan lumayan mendetail.

Ceritanya mudah di cerna dan mengalir hingga selalu bikin penasaran di setiap babnya. Bagi yang suka novel Harlequin, silahkan membaca novel ini… hihihihihi….

 

Stars: 3