Abekani VS Dowa

Setelah bertahun-tahun mantengin timeline fb Abekani, akhirnya aku berhasil mendapatkan tas kulit yang fenomenal itu dengan model medium c-bag havana. Kalau pecinta tas kulit lokal pasti gak asing dengan merek ini, karena jualannya hanya via online dan punya stok yang terbatas. Jadi kalau mereka open PO bisa diperebutkan sampe ribuan orang. Masih open PO loh ya… Bukan barang ready stock! Barang ready stock biasanya jumlahnya gak banyak, gak sampe 50 pcs, dan diperebutkan di setiap hari Jumat. Para Abekanian Lovers biasanya menyebutnya dengan barang NL (Numpang Lewat), heboh kannn….

Jadi di sekitar bulan November 2016 yang lalu ada open PO sampe berapa ribu pcs gitu untuk model c-bag, jadilah si kakak yang duluan masuk ke Abekanian Lovers berhasil mendapatkan slot untuk aku. Jadi sodara-sodara, tas tersebut baru jatuh ketanganku 2 hari lalu! di bulan Maret 2017, luar biasaaa… Ini penampakannya…

20170321_061136 (Large)

Abekani C-Bag Medium Havana

Pengen bandingin dengan tas kulit lokal yang sama-sama berasal dari Jogja, Dowa. Dowa adalah tas kulit pertama yang aku punya. Berbeda dengan Abekani, Dowa gak ribet dapatkannya. Tokonya sudah ada dimana-mana, kalau mau beli online juga bisa disini. Sebenarnya Dowa lebih concern ke tas rajut, cuma mereka juga punya produk kulitnya, Jadi sebenarnya lebih recomended beli langsung ke showroomnya kalau kebetulan lagi jalan-jalan ke Jogja. Berikut tas Dowa aku yang kemaren titip beli sama emak yang kebetulan ke Jogja. Gak tau namanya model apa karena setelah aku cek ke webnya, model ini gak ada lagi. Model Dowa lebih bervariasi, tiap tahun ada aja model baru.

20170321_061219 (Large)

Dowa Purple

Dari segi kuantitas, tas Dowa lebih berat. Mungkin karena aku ada campuran rajutnya. Tas Abekani jauh lebih ringan, padahal jenis kulitnya pull up. Pengkait long strapnya lebih eksklusif Dowa, karena ada tulisan Dowa di tiap kaitan dan resletingnya. Untuk kerapihan, jauh lebih rapi Dowa karena jelas pembuatannya handmade dan lebih detail. Kalau yang pernah beli tas Dowa pasti akan menerima kartu yang berisi cara perawatan Dowa, dan diakhiri dengan slogan “Rawat Doa-mu seperti kami menciptakannya dengan sepenuh hati”.

Antara Dowa dan Abekani, aku ngerasa masih lebih juara Dowa. Ada rupa ada harga, tas kulit Dowa semuanya di bandrol di atas sejuta, sedangkan Abekani rata-rata masih dibawah sejuta.

Sejujurnya masih pengen bandingin dengan Berliano, penghasil produk kulit lokal dari Jogja juga. Aku punya (suami punya deng) 2 produk Berliano yang keren dan terasa sangat istimewa karena emboss batiknya. Tapi rasanya gak fair kalo gak bandingin dengan produk tasnya. Semoga bisa berjodoh dengan tas Berliano… Amin…

 

Advertisements

4 thoughts on “Abekani VS Dowa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s