Terimakasih 2015

Biar dibilang blogger sejati, maka dipenghujung tahun ini aku ingin menuliskan secara garis besar apa-apa aja yang telah terjadi selama tahun 2015 ini. Bisa dibilang banyak kejadian yang bikin hidup aku berubah, yang aku sendiri pun menyadari dan tak pernah terbayangkan akan berubah sedrastis ini.

11892148_10205051972035756_848766802828322969_n

Diawal tahun aku dinyatakan positif hamil. Gimana gak kelewatan girangnya, penantian selama lebih dari 3 tahun dengan segala usaha dan doa akhirnya terwujud. Dari masa kehamilan hingga sekarang entah kenapa membuat aku gak doyan nonton drama. Ada beberapa drama yang aku tonton, tapi yang benar-benar kelar cuma dua judul, yaitu The Snow White Murde Case dan Kill Me Heal Me. Jadi harap maklum aja, kalau biasanya tiap akhir tahun aku ada ngerekap drama yang aku tonton selama tahun tersebut, maka kali ini gak akan ada rekap-rekapan drama. Gak tau, gak doyan nonton drama ini akan berdampak baik atau buruk bagiku, dan belum tau juga tahun depan bakalan nonton drama lagi apa nggak. Soalnya aku masih suka baca-baca forum dan konon katanya akan ada banyak drama bagus di 2016 nanti…. lalala yeyeyeye…

Tepat sehari sebelum hari ulang tahunku, Gilang hadir. Jauh-jauh hari sudah mempersiapkan diri proses kelahiran normal, dan ternyata pasca kelahiran itu lebih besar tantangannya. Mulai dari badan yang ngerasa rapuh, menghadapi Gilang yang masih beradaptasi dengan dunia yang rame ini, dan yang paling mantapnya adalah kami berdua yang masih sama-sama belajar menyusui. Yak, ternyata menyusui tidak segampang yang dibayangkan, sangat menguras banyak waktu dan tenaga. Alhamdulillah yang penting sekarang Gilang tumbuh sehat.

kantor_n

Hari-hariku kini diwarnai dengan tingkah polahnya Gilang. Banyak yang bilang Gilang anak yang sangat pengertian, ngerti dengan situasi emaknya yang kerja dan gak rela nitipin dia dimanapun dengan siapa pun. Gilang aku bawa ke kantor, sulitkah? ada masa-masanya, tapi lebih banyak menyenangkannya. Gilang hanya rewel ketika haus dan ngantuk doang. Bahkan ada situasi dimana Gilang main-main sendiri, capek sendiri, dan tidur sendiri. Tapi ada juga masanya dia manja minta digendong seharian. Bisa dibilang aku lebih banyak menghabiskan waktu buat main-main dengan Gilang dibanding kerjanya :D.

Sejak hadirnya Gilang, perubahan yang gak enaknya adalah aku makin boros. Ada aja alasan buat beli ini itu dan bilangnya “untuk Gilang”. Misalnya beli tas, dompet, yang jelas-jelas karena kelatahan emaknya :p. Tiap hari sabtu atau minggu harus jalan-jalan ke mall buat cuci mata *sembunyiin barang belanjaan* dan makan! Yah, selera makan ku juga makin menjadi-jadi. Badan melar, banyak baju yang telah dihibahkan. Tuh kan, ada alasan lagi buat belanja baju :D.

hutan

Semoga tahun depan rejeki Gilang semakin melimpah, dipermudah menjalani hari-hari, dan semoga emaknya bisa nabung lagi… Yang paling penting, kami yang masih belajar menjadi orang tua ini bisa menjadi orang tua yang terbaik buat Gilang. Amin…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s