Memberikan pemberian

Segala sesuatu yang telah diberikan orang lain kepada kita itu berarti sudah menjadi milik kita dan kita berhak melakukan apa saja terhadap apa yang sudah menjadi hak milik kita (dalam artian: barang). Namun apa jadinya jika barang pemberian tersebut kita berikan lagi kepada orang lain dan orang lain tersebut mengetahui barang tersebut berasal dari mana? Dan apa jadinya jika si pemberi barang tersebut tahu kalau barang yang telah dia berikan telah diberikan lagi kepada orang lain? *pada ngerti gak maksud paragraf ini?*

Kemarin si mama cerita, pada saat menghadiri sebuah pesta pernikahan ada sesuatu yang aneh dengan souvenirnya. Jadi souvenirnya itu terdiri dari bermacam-macam jenis barang dan kita disuru memilih salah satunya untuk di bawa pulang.

Dari beberapa souvenir yang disuru pilih tersebut ada beberapa souvenir yang tidak asing bagi si mama, maksudnya souvenir itu pernah dilihat dan diterima si mama di resepsi-resepsi sebelumnya. Kalau souvenirnya kebetulan sama sih biasa, tapi ini kemasannya pun persis sama. Dan lagi souvenir tersebut tidak kelihatan baru, karena kemasan dari plastik jadi kelihatan butek seperti lama disimpan.

Diduga souvenir-souvenir ini berasal dari pemberian orang dan diberikan lagi kepada orang lain. Sebenarnya gak mau su’udzon, tapi aku membandingkan yang baru didapet dengan apa yang ada pada si mama. Persis sama, butek-buteknya pun juga sama.

Si mama emang hobi ngumpulin souvenir dan souvenir-souvenir ini dikumpulkannya dalam sebuah keranjang besar dikamarnya, jadi tiap hari dilihatnya. Begitu ada kejadian ini dia malah langsung tau souvenir ini dulunya berasal dari mana. Dan kejadian seperti ini sudah 2 kali ditemui si mama.

Advertisements

18 thoughts on “Memberikan pemberian

  1. Ya belum tentu juga kali MedKali aja sebenarnya dia baru beli, tapi dipenjualnya barang itu memang udah lama tersimpan (digudang misalnya) jadi ya agak-agak butek heheLagian klo souvenir pernikahan khan biasanya dilengkapi inisial nama tuhJadi agak susah untuk diberikan lagi ke oranglain

  2. itsmearni said: Ya belum tentu juga kali MedKali aja sebenarnya dia baru beli, tapi dipenjualnya barang itu memang udah lama tersimpan (digudang misalnya) jadi ya agak-agak butek heheLagian klo souvenir pernikahan khan biasanya dilengkapi inisial nama tuhJadi agak susah untuk diberikan lagi ke oranglain

    kalo disini jarang pake inisial nama buk…corak pelastiknya, trus pita2 pembungkusnya sama persis.

  3. sukmakutersenyum said: mungkin orangnya kekurangan souvenirjadi membeli souvenir tambahan yang bentuknya bedakrn klo pesan souvenir yg sama udah gak bisa krn waktu yg mepetmungkin lho ya hehe

    souvenirnya 1 barang 1 macem.mungkin karena kekurangan dan waktu mepet jadi apa yang ada dikeluarin aja kali ya… hehehe…

  4. jampang said: yang jelas, kalau saya seh… pasti mau aja. nggak penting darimana… xixixixixi

    sama om, ya diterima juga sama si mama buat nambah2 koleksi souvenirnya… 😀

  5. kalo udah diberikan, namanya udah hak yang diberi mau diapain aja hehe… tapi etikanya memang jangan sampe tahu yang memberi kali yah… lagian kalau kita nggak butuh masa harus disimpen terus jadi sampah menuh2in lemari… ini juga kejadian sama aku kog, sering dibawain macem2 sama teman atau kakak dari luar negri, kek tas2 cewek yang modis2 itu mana bisa kupake, lagian aku jarang ganti2 tas, kalo udah pake satu ya seringnya dipake terus sampe bodol trus ganti, jadilah aku suka kasih2in ke temen2ku atau sodara2 yang emang bisa make hihihihhh…

  6. srisariningdiyah said: tapi etikanya memang jangan sampe tahu yang memberi kali yah…

    ia, ini maksudku…misalnya kita sekarang punya hajatan, eh bulan depannya souvenir dari kita itu kok ada disitu gitu. Kan kita juga gak enak…

  7. Wah kalo kawinan2 di Jakarta, rata2 tiap souvenirnya ada grafiran atau cetakan inisial nama penganten nya Med (bahkan + tgl nikahannya jg), Kyk aku dulu bukaan botol jg gitu, Jadi ngga mungkin dikasih lagi jd souvenir untuk penganten lain. Aneh khan kl inisial souvenir sm nama penganten + tgl kawinannya ngga matching hehe

  8. ayufkirani said: Wah kalo kawinan2 di Jakarta, rata2 tiap souvenirnya ada grafiran atau cetakan inisial nama penganten nya Med (bahkan + tgl nikahannya jg), Kyk aku dulu bukaan botol jg gitu, Jadi ngga mungkin dikasih lagi jd souvenir untuk penganten lain. Aneh khan kl inisial souvenir sm nama penganten + tgl kawinannya ngga matching hehe

    kok aku ga diundang, kakak? somseuuu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s