Negeri 5 Menara

Man jadda wa jada. Siapa yang bersungguh-sungguh pasti sukses.

Alif bercita-cita menjadi Habibie, sekolah SMA dan masuk ITB. Tapi ibunya menginginkan dia menjadi Buya Hamka. Akhirnya dengan berat hati dia mengikuti kemauan ibunya, yang artinya ia harus belajar di pondok pesantren.

3 hari 3 malam dilalui Alif untuk sampai di sebuah pondok pesantren di Jawa. Disana Alif bertemu dengan Raja dari Medan, Said dari Surabaya, Dulmajid dari Sumenep, Atang dari Bandung dan Baso dari Gowa. Bersama-sama mereka menghadapi suka duka kehidupan pesantren.

Sebenarnya ini adalah buku yang sangat bagus dan menginspirasi. Apalagi buku ini diangkat dari kisah nyata. Tetapi menurutku ceritanya terlalu datar dan sangat biasa. Satu-satunya bab yang membuat aku melek membacanya adalah ketika Said membujuk Ustad Torik agar mengijinkan mereka menonton pertandingan final bulu tangkis Icuk Sugiarto.

 

Stars: 2.5

Advertisements

34 thoughts on “Negeri 5 Menara

  1. azzuradayana said: saya juga memiliki pandangan yang sama 🙂

    iya…. trus kisah akhir Baso malah mengingatkanku pada Lintang di Laskar Pelangi….*berusaha utk tidak membanding2kan*

  2. itsmearni said: ya ya ya…. kali ini aku setuju sama pendapatmu Medjalan ceritanya agak datarkonfliknya gak begitu menggigit *emangnya apaan pake menggigit*

    setuju kan…. setuju kan….alhamdulillah…. *loh?*

  3. medilubis said: trus kisah akhir Baso malah mengingatkanku pada Lintang di Laskar Pelangi.

    tapi, mau tidak mau kita pasti akan mengacu ke laskar pelangi, untuk bagian yg ini. aku pernah membaca review orang yang mengatakan bahwa negeri 5 menara sangat mirip laskar pelangi. tapi menurutku, hanya satu bagian ini saja yang mirip dengan laskar pelangi.anyway, buku ini lumayan sih untuk nambah pengetahuan kita seputar kehidupan pesantren 🙂

  4. sannysaja said: Covernya asyik..tapi review Medi kurang detail deh kayaknya. Penasaran juga konflik apa aja yang dihadapi sang tokoh di buku ini…

    konfliknya ya standar anak pesantren bu….bahasa sehari2 pake bahasa arab dan inggris, masalah tepat waktu, masalah gak boleh ngelanggar peraturan…. kalo aku emang udah sering dengar cerita ginian dari anak pesantren. Makanya aku ngerasa biasa aja ceritanya….

  5. azzuradayana said: tapi, mau tidak mau kita pasti akan mengacu ke laskar pelangi, untuk bagian yg ini. aku pernah membaca review orang yang mengatakan bahwa negeri 5 menara sangat mirip laskar pelangi. tapi menurutku, hanya satu bagian ini saja yang mirip dengan laskar pelangi.anyway, buku ini lumayan sih untuk nambah pengetahuan kita seputar kehidupan pesantren 🙂

    ia, lumayan tau tentang anak pesantren gimana susahnya… 🙂

  6. medilubis said: etuju kan…. setuju kan….alhamdulillah…. *loh?*

    hahahaha…akhirnya qta sependapat ;p;p;pbtw, klo baca buku tentang pendidikan, persahabatan n perjuangan hidup aku lebih suka baca Negeri Van Oranje….cara bertutur penulisnya enak n kocak…. gak terlalu berat n serius 🙂

  7. meandmydream said: Lumayan lah, tp pas rampung baca berasa agak jauh dari harapan.

    harapannya dimana kak vit? jauh kali ya…. hihihihi….ia, gak gitu jelas kenapa mereka bisa seperti sekarang.Tiba2 aja udah pada di london….

  8. itsmearni said: hahahaha…akhirnya qta sependapat ;p;p;pbtw, klo baca buku tentang pendidikan, persahabatan n perjuangan hidup aku lebih suka baca Negeri Van Oranje….cara bertutur penulisnya enak n kocak…. gak terlalu berat n serius 🙂

    Negeri Van Orange… ntar aku cari bu…tapi gak sekarang kayaknya…masih ada host yg belom di baca… hehehehe….

  9. isaanshori said: hehe.. don’t judge book by its cover. that’s work in here ^__^

    hahahaha….. sayangnya aku sering seperti itu….jadi sering ketipu…. hihihihi….

  10. masih belum selse baca..pi, kalo ngebandingin ma buku sejenis, yakni laskar pelangi dkk, masih jauhlah..kalo andrea hirata lebay, maka buku ini “kurang” lebay.. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s